April 18, 2024

Apakah GP Monaco Lintasan Formula 1 Paling Terlambat?

tipsotomotif.web.id – GP Monaco merupakan buat Formula1 semacam perihalnya Le Mans 24 Jam buat balap Endurance. Jadi salah satu dari 3 event yang wajib dimenangkan buat Triple Crown, Monaco mempunyai tempat spesial di bumi balap. Itu terdapat dalam catatan kemauan tiap pembalap F1 buat paling tidak memenangkan pacuan di Circuit de Monaco

Tetapi, terbebas dari watak pacuan yang berarti serta bergengsi, alterasi Grand Prix Circuit de Monaco berjalan lelet, menjenuhkan, serta susah buat disalip. Tetapi mengapa? Karakter sirkuit apa yang buatnya begitu?

GP Monaco sudah terjalin semenjak F1 diawali pada tahun 1950 menjadikannya salah satu sirkuit F1 tertua. Sedangkan mobil sudah berganti dengan cara megah dari semacam apa mereka di akhir era ke- 20, aturan posisi jalan sedang nyaris serupa. Mobil- mobil F1 di era kemudian lebih kecil serta berenergi lebih kecil, buatnya gampang buat bermanuver di sirkuit yang kecil. Tetapi, mobil F1 masa modern jauh lebih luas dari bentuk lama, membuat GP Monaco jadi tantangan untuk pembalap serta regu.

Circuit de Monaco merupakan sirkuit jalur raya selama 2. 074 mil dengan 19 putaran, yang beberapa besar dikategorikan selaku putaran lelet. Mobil F1 bersama dengan pengemudinya sanggup menahan 5G ke atas dikala berbelok dengan kecekatan 190+ mph. Tetapi, Monaco tidak mengujinya, sebab ini seluruh mengenai belengkokan kecekatan lelet serta energi tariknya.

Monaco merupakan sirkuit sangat lelet di penanggalan F1. Kecekatan pada umumnya mobil di dekat putaran merupakan 93mph. Rute sangat lelet selanjutnya merupakan Marina Bay Street Circuit, dengan kecekatan pada umumnya 111 mph. Jadi sirkuit Monaco merupakan yang sangat lelet dengan beda yang lumayan besar. Serta bukan cuma yang sangat lelet, tetapi pula sirkuit F1 terpendek.

ementara mobil jadi lebih kilat, karakternya yang lebih besar berarti amat susah untuk seseorang pembalap buat mendahului di manapun di Sirkuit Monaco. Apalagi bila seseorang pembalap berupaya serta tidak melaksanakan kekeliruan apapun, ia bisa jadi hendak selesai di halangan sekedar sebab seberapa dekat halangan dengan jalan.

Tempat mendahului yang sangat biasa umumnya merupakan 2 belengkokan sehabis jalur lurus itu pula cuma sebab itu merupakan alam pengereman yang berat. Sepanjang GP Monako terakhir, cuma 1 kali mendahului yang dicoba selama pacuan yang menggambarkan kisahnya sendiri.

Baca juga : Akhirnya Diberi Lampu Hijau Untuk Yamaha VR46 Master Camp Edition 12

Sebab kesempatan mendahului nyaris tidak terdapat, juara pacuan umumnya didetetapkan oleh siapa juga yang meregang pole pada hari Sabtu. Sisa grid lumayan banyak berakhir di mana mereka mulai. Tetapi, strategi pitstop dapat sedikit mengubahnya. Banyak pembalap F1 modern, tercantum Fernando Alonso, mempersoalkan GP Monako, membuktikan alangkah menjenuhkan serta frustasinya pacuan tanpa terdapat tempat yang membolehkan buat mendahului. Sekalipun juru mudi terletak dalam mobil yang lebih kilat, tidak bisa jadi mendahului bila juru mudi di depan menaruh mobilnya dengan bagus.

Sebab karakter jalan itu, Daniel Ricciardo sanggup memenangkan GP Monaco 2018 walaupun cuma mempunyai 6 gigi sebab mobil kehabisan 2 gigi di dini pacuan. Tetapi apa sesungguhnya karakter ini?

Ujung Kecil Lelet Monako

Bukan cuma sirkuit sangat lelet di Penanggalan F1, Monaco pula jadi rumah untuk belengkokan sangat lelet di penanggalan. Apit rambut Fairmont, pula diketahui selaku Apit Rambut Loews, didapat dengan kecekatan dekat 31 mph. Pembalap Jerman Adrian Sutil populer sebab mendahului di belengkokan ini sebab ia melaksanakan sebagian kali penyalipan di belengkokan ini dalam pekerjaannya.

Sedangkan Loews bisa jadi ialah belengkokan sangat lelet, itu bukan salah satunya belengkokan lelet di jalan. The Saint Devote dipanggil gereja di sisi ujung, Mirabeau, Nouvelle Chicane, serta La Rascasse merupakan ilustrasi ujung lelet serta kecil.

Sebab sirkuit dibentuk di dekat jalan- jalan Monaco, bangunannya terletak pas di sisi jalan, pas di balik pembatas. Walhasil, tikungannya tidak dapat selebar Sirkuit F1 konvensional serta amat kecil. Sebab karakternya yang kecil, mobil F1 wajib amat melambat buat mengutip belengkokan, bila tidak, mereka hendak meluas dikala pergi serta masuk ke tembok, memberhentikan pacuan. Ayo kita amati semacam apa bentuk serta gradasi putaran di sirkuit Monaco.

lewat Imago

Bagi Monte- Carlo. mc, web itu mengambil dikala mereka menarangkan aturan posisi Circuit de Monaco,“ Melampaui garis, angkasawan datang di belengkokan Sainte Dévote, tempat banyak musibah. Lintasannya memanjat sampai kiri- kanan Casino of Monte- Carlo, serta dari situ turun lagi ke belengkokan kanan Mirabeau.

Ini bersinambung ke pergantian kompetisi yang sangat lelet: Virage Fairmont( lebih dahulu Virage Loews), di mana Fairmont Penginapan Monte- Carlo terletak. Bagian dari Portier dibawa ke laut, di mana rute itu meminjam gorong- gorong serta membidik ke penyekat di dekat dermaga. Setelah itu kelok kiri Gerai Tembakau, bagian Kolam renang, kemudian kelok kelu di kanan dengan Rascasse, ikuti belengkokan Anthony Noghes, kemudian terakhir barisan tribun.

8 dari 19 belengkokan di jalan ditempuh dengan kecekatan kurang dari 60 mph memakai gigi kedua. GP Monako amat susah di gearbox dan regu mengalami tantangan kehancuran ataupun permasalahan semacam yang ditunjukkan oleh Daniel Ricciardo pada 2018. Ayo kita amati tantangan lain apa yang dialami oleh regu serta gimana mereka menanganinya.

Gimana Regu F1 Mengatur Ujung Istimewa Kecekatan Lelet di Monako?

Dengan Monaco jadi salah satu jalan yang baik di penanggalan F1 serta tidak terdapat yang mendekati karakteristiknya, regu F1 umumnya memperkenalkan kenaikan aerodinamis khusus. Upgrade atau paket ini umumnya terdiri dari kapak balik yang besar serta bagian lain buat mendukungnya.

Dengan jalan lurus yang tidak sangat jauh, beberapa besar regu memilah pengaturan downforce serta kaum cadang yang amat besar, semacam yang ditunjukkan oleh kapak balik yang besar. Penyetelan dicoba sedemikian muka buat menolong keahlian menikung mobil walaupun itu berarti kehabisan penampilan di jalur lurus.

lewat Reuters

FIA serta F1 mempunyai peraturan sekeliling perbandingan Gearbox saat ini, namun sepanjang dini 2010- an perbandingan gearbox bisa diganti sebab tiap regu bawa gearbox spesial buat GP Monaco sebab banyaknya pergantian gigi yang butuh dicoba di jalan ini. Dengan banyak belengkokan lelet, juru mudi wajib beralih ke dasar, lagi serta lagi, berulang kali cuma buat melampaui belengkokan. Tetapi begitu, kita tidak mempunyai independensi perbandingan Gear lagi alhasil para pembalap serta regu puas dengan apa yang mereka punya.