April 18, 2024

Honda, Yamaha, Kawasaki, Suzuki Bergabung Untuk Mesin Hidrogen Kecil

tipsotomotif.web.id – Sedangkan banyak yang berjudi pada daya listrik selaku era depan pergerakan, yang lain melaporkan keragu- raguan sungguh- sungguh. Spesialnya buat sepeda motor, sebab bobotnya yang berat serta keterbatasan capaian teknologi baterai dikala ini.

Golongan terkini itu mengingatkan kalau: Buat menciptakan warga yang terdekarbonisasi, dibutuhkan strategi multi- jalur buat menanggulangi bermacam permasalahan di zona pergerakan, dari berpusat pada satu pangkal tenaga.

Dengan kerangka balik ini, riset serta pengembangan yang ditargetkan pada komersialisasi pergerakan dengan mesin berenergi hidrogen– yang dikira selaku pangkal tenaga angkatan kelak– memperoleh momentum.

Tantangan teknis dalam memakai hidrogen, yang hendak ditangani oleh tim HySE yang terkini, tercantum kecekatan bercahaya api yang kilat serta area penyalaan yang besar, yang kerapkali menciptakan pembakaran yang tidak normal plus kapasitas tong materi bakar yang terbatas bila dipakai pada alat transportasi pergerakan kecil.

Zona riset serta pengembangan penting, serta kedudukan tiap- tiap industri dalam tim, merupakan selaku selanjutnya:

1. Riset mengenai mesin berenergi hidrogen

Riset mengenai pengembangan berplatform bentuk mesin berenergi hidrogen( Honda)

Riset bagian mengenai fungsionalitas, kemampuan, serta keandalan mesin berenergi hidrogen( Suzuki)

Studi langsung memakai mesin berenergi hidrogen asli mengenai fungsionalitas, kemampuan, serta keandalannya( Yamaha, Kawasaki)

2. Riset mengenai sistem pengisian materi bakar hidrogen

Menekuni persyaratan sistem pengisian materi bakar hidrogen serta tong hidrogen buat pergerakan kecil( Yamaha)

3. Amatan sistem pasokan materi bakar

Menekuni perlengkapan tolong yang dibutuhkan buat sistem cadangan materi bakar serta tong, serta perlengkapan yang dipasang antara tong materi bakar serta injektor( Kawasaki)

Kita amat suka memublikasikan konsep pembuatan federasi itu, tutur Kenji Komatsu, calon Pimpinan HySE serta Administratur Administrator Pusat Studi& Pengembangan Teknis, Yamaha Motor Co. Ltd.

Baca juga : Valentino Rossi Merasa Berada di Jalur Untuk Ikut Le Mans 2024

Terdapat banyak tantangan dalam pengembangan mesin berenergi hidrogen, tetapi kita berambisi memandang kegiatan federasi memajukan riset elementer buat menanggapi tantangan itu.

Kita berkomitmen buat usaha ini dengan rasa tujuan buat melestarikan pemakaian mesin pembakaran dalam, yang menandakan usaha lama yang sudah diinvestasikan oleh para pelopor kita.

Tidak hanya 4 pabrikan sepeda motor, Kawasaki Heavy Industries serta Toyota Motor Corporation hendak mensupport federasi itu selaku badan spesial:

Kawasaki Heavy Industries, selaku salah satu eksekutor penting‘ Federasi Studi Teknologi Kaitan Pasokan Tenaga Hidrogen leluasa CO2’, hendak mendesak kegiatan HySE, bersumber pada wawasan yang didapat dari aktivitasnya buat HySTRA.

Toyota, di bagian lain, hendak mengutip kedudukan menggunakan hasil riset HySE buat profit maksimum untuk pengembangan mesin berenergi hidrogen, menggunakan pengetahuannya dalam penelitian, analisa, serta penyusunan bagian daya besar berbahan bakar hidrogen. buat alat transportasi cakra 4.

Sedangkan Honda serta Yamaha lalu bersaing di MotoGP, Suzuki seketika menarik diri pada akhir tahun kemudian buat membagikan balik pangkal energi pada inisiatif lain untuk keberlanjutan. Kawasaki mundur dari MotoGP pada 2009 serta alihkan fokus motorsportnya ke WorldSBK, di mana Honda, Yamaha, serta Ducati pula menjaga keikutsertaan pabrikan.

5 pabrikan MotoGP yang tertinggal– Honda, Yamaha, Ducati, Aprilia, serta KTM– dikala ini lagi membahas ketentuan teknis era depan mulai 2027 serta berikutnya.

Telah disetujui kalau kategori premier hendak memakai materi bakar non- fosil 100% mulai tahun 2027( naik dari 40% pada tahun 2024). Fitur ride- height pula bisa dilarang serta aerodinamika diperketat, namun ketentuan mesin kelihatannya beberapa besar tidak hendak berganti buat daur kontrak 5 tahun selanjutnya.

Ducati saat ini menyediakan mesin buat Kompetisi Bumi MotoE( listrik), yang berjalan di sebagian akhir minggu grand prix.