April 18, 2024

Mantan Pembalap F1 Menakutkan Akan Hadir di The Brickyard

tipsotomotif.web.id – Indianapolis 500 yang ikonik berjalan pada 28 Mei dikala masa IndyCar diresmikan buat pacuan sangat populer yang diselenggarakan di Indianapolis Motor Speedway.

Berbarengan dengan Monaco GP serta 24 Hours of Le Mans, Indy 500 merupakan salah satu pacuan sangat bergengsi di bumi motorsport serta ialah bagian dari Triple Crown, suatu pendapatan tidak sah yang cuma dicapai oleh Graham Hill.

Namun banyak yang sudah berupaya semenjak pendapatan Hill pada tahun 1972 tercantum Fernando Alonso yang, dengan kemenangan di Le Mans serta Monaco, terletak di antrean ke- 24 pada tahun 2017 serta ke- 21 pada tahun 2020.

Alonso padat jadwal dengan tugasnya di F1 tahun ini jadi tidak hendak tampak namun terdapat banyak mantan pembalap Resep 1 yang hendak ambil bagian dalam event keenam masa IndyCar 2023.

Marcus Ericsson- Chip Ganassi

Dalam eksperimen keempatnya, petenis Swedia itu melampaui garis awal pada tahun 2022 dengan Chip Ganassi pada pacuan ke- 106.

Itu merupakan pertarungan hebat antara Ericcsoon serta laki- laki lain dengan koneksi F1 dikala Pato O’ Ward dari Arrow McLaren berkelahi hingga bendera kuning telanjur melantik Ericsson selaku juara.

Pemeran berumur 32 tahun itu balik bersama Chip Ganassi pada 2023 serta dikala ini terletak di antrean ketiga klasemen sehabis memenangkan perlombaan pembuka masa di St Petersburg.

Romain Grosjean– Andretti Autosport

Mengikuti Ericsson dengan satu tempat di klasemen merupakan wajah yang bersahabat untuk penggemar F1 serta itu merupakan Romain Grosjean. Mantan laki- laki Haas itu berasosiasi dengan IndyCar pada 2021 sehabis angkat kaki dari F1 tahun lebih dahulu serta kembalinya ia ke seluruh wujud pacuan amat luar binasa dalam memori kecelakaannya hebat di Grand Prix Bahrain 2020.

Baca juga : Seberapa kaya Alex Márquez, Adik Laki-laki Marc Marquez?

Awal mulanya Grosjean cuma berkompetisi di pacuan jalur raya serta jalur raya namun ambil bagian dalam Tim Otomotif Bommarito 500 pada tahun 2021 saat sebelum agenda penuh dijalani pada tahun 2022. Buat masa itu, ia alih ke Andretti serta finis di antrean ke- 13 klasemen.

Tetapi ia mengawali dengan dini yang jauh lebih bagus di tahun 2023 serta sudah 2 kali berdiri di podium dikala ia memilah waktunya antara IndyCar serta IMSA SportsCar Championship.

Takuma Sato– Chip Ganassi Racing

Takuma Sato yang berumur 46 tahun merupakan seseorang handal profesional di IndyCar yang sudah berkompetisi dalam 216 pacuan sepanjang 14 tahun terakhir, namun lebih dahulu beliau menikmati pekerjaan sepanjang 6 tahun di F1.

Sato, dengan sokongan dari Honda, berasosiasi dengan Jordan yang dipasok Honda pada tahun 2002, finis di antrean ke- 15 dalam klasemen tercantum P5 dalam pacuan kandangnya namun diturunkan jadi test driver dikala regu berpindah ke British American Racing. Pacuan salah satunya pada tahun 2003 terjalin pada pacuan terakhir masa di mana Sako mengamankan P6 di Jepang.

Buat tahun 2004 ia balik ke bangku penuh durasi serta mencapai salah satunya podium di Grand Prix Amerika Sindikat di Indianapolis Motor Speedway. Kala pekerjaan F1- nya selesai di medio masa 2008, ia alih ke IndyCar pada 2010 serta senantiasa di situ semenjak dikala itu.

Walaupun tidak sempat finis lebih besar dari P7 di klasemen kompetisi, Sato sudah meyakinkan dirinya selaku ahli Indy 500. Ia awal kali memenangkan kegiatan itu pada tahun 2017 bersama Andretti, keberhasilan terkini regu, saat sebelum melanjutkannya dengan kemenangan lain pada tahun 2020 bersama Rahal Letterman Lanigan Racing.

Sato finis ke- 25 dalam pacuan tahun kemudian bersama Dale Coyne Racing serta hendak berkompetisi dalam pacuan tahun ini buat memperebutkan Chip Ganassi.

Alexander Rossi– Panah McLaren

Alexander Rossi alih ke McLaren pada dini 2023 buat menguatkan lapisan pemeran yang telah kokoh. Sedang berumur 31 tahun, Rossi mempunyai banyak pengalaman sehabis membalap di 5 grand prix buat Marussia saat sebelum alih ke IndyCar pada 2016.

Ia pasti saja membuat julukan buat dirinya sendiri, memenangkan Indy 500 pada usaha pertamanya serta memperoleh pencalonan dalam jenis Juru mudi Terbaik Apresiasi ESPY 2016 bersama Lewis Hamilton. Ia semenjak itu meningkatkan 7 kemenangan lagi atas namanya.

Sehabis menghabiskan semua pekerjaan IndyCarnya dengan Andretti, ia alih ke McLaren dimana ia berasosiasi dengan Pato O’ Ward serta Felix Rosenqvist. Arrow McLaren sudah mengeluarkan livery spesial buat pacuan memperingati kemenangan regu Triple Crown serta Rossi hendak mengemudikan mobil yang didedikasikan buat kemenangan Indy 500 tahun 1974, yang awal kali dicoba di mobil McLaren.

Pato O’ Ward belum ambil bagian dalam pacuan F1 namun sudah menuntaskan tahap F1 sehabis melaksanakan FP1 buat McLaren di Grand Prix Abu Dhabi 2022. Pembalap Meksiko itu merupakan salah satu dari beberapa pembalap belia yang mau mendobrak Resep 1 bersama regu Woking serta penampilannya sepanjang ini di tahun 2023 tidak hendak mudarat pencarian itu.