April 16, 2024

Harga Suzuki Jimnyn 5 Pintu ‘Digoreng’

Suzuki Jimny 5 pintu baru saja meluncur di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. tapi mobil SUV kompak nan ikonik ini sudah diterpa isu tidak sedap, yakni harganya di mark up oleh tenaga penjual di IIMS 2024. Bagaimana tanggapan calon konsumen merespons isu tersebut ?

Sebagai catatan, Suzuki Jimny 5 pintu dibanderol Rp 462 jutaan hingga Rp 472 jutaan saat peluncuran. Namun, tak semua tenaga penjual menjadikan angka tersebut sebagai acuan. Bahkan, mereka mematoknya hingga Rp 520-530 jutaan.

Salah seorang calon konsumen Suzuki Jimny 5 pintu, Afif, tak setuju dengan harga Jimny 5 pintu yang dikerek, meski calon konsumen dijanjikan mendapatkan unitnya secara cepat. Menurut Afif, lebih baik konsumen membeli Jimny dengan harga ‘normal’, meski harus inden lama.

“sebenarnya saya nggak tahu itu kebijakan Suzuki apa bukan, tapi kalau itu memang kebijakannya, baut konsumen akan cukup berat. Pinginnya sih kita dapat langsung dari Suzuki dengan harga yang sudah terpampang.”bilang afif di temui di arena IIMS 2024 , JIExpo ,Kemayoran , Jakarta (20/2/24).

Pernyataan Suzuki Indonesia Soal Harga Jimny 5 pintu yang ‘Digoreng’

Harold Donnel selaku Direktur Pemasaran Suzuki Indomobil Sales mengatakan , permintaan Jimny 5 pintu mengalami ‘ledakan besar’ sesaat setelah diluncurkan. Sementara, ketersediaan unitnya belum sebanding dengan permintaan tersebut.

“Dari analisa kami, ini ada kesenjangan andata suplai dan demand, jadi seperti per hari sabtu (17/2) itu kita sudah catatkan atau membukukan penjualan di 1.200 unit untuk Jimny 5 pintu. Sehingga dari perbedaan gap antara estimasi suplai dan demand mungkin bisa menyebabkan hal itu terjadi,” ujar Harold saat dimintai konfirmasi.

“Tapi kami sekali lafi menyarankan dengan menggunakan suggestion retail price (harga rekomendasi). Hal itu perlu diketahui masyarakat umum supaya bsia bijak berdiskusi dengan para jajaran penjual,” tambahnya.

Sementara Randy Murdoko selaku Asst to Dept. Head 4W Sales SIS juga menyampaikan pendapat yang kurang lebih sama dengan Harold. Dia mengatakan, sebagai produsen,pihaknya sudah memberikan harga rekomendasi.

“Jadi begini,kami selaku pabrikan memberikan suggestion price atau harga yang direkomendasikan. Karena secara regulasikan kami tidak boleh melakukan monopili harga. Jadi harga selalu yang kami sarankan.” ungkap Randy.

Tindak Sales Nakal

SIS memastikan jika ada sales Suzuki yang nakan seperti itu, maka akan ditindak tegas. “Akan kami tindak” tegas Harold.

“Kita terus mengedukasi harga yang di tawarkan, yaitu harga yang kita launching kemarin mulai Rp 465 juta. ini terus kita sampaikan ke jajaran operasional kami,” ujar Harold.