April 18, 2024

Herve Poncharal : Gosip Tentang Acosta Menggantikan Fernandez Buat Saya Sedih

tipsotomotif.web.id – Sedangkan pemikiran sudah menggila mengenai Acosta alih ke MotoGP, perihal itu dapat mudarat rookie Fernandez yang mulai membuat jejaknya di kategori penting.

KTM sedia dengan lapisan pabrikan Brad Binder serta Jack Miller sampai paling tidak akhir masa depan, perihal yang serupa legal buat pembalap GASGAS Tech 3 Angket Espargaro yang pula dikontrak sampai akhir 2024, yang berarti kepunyaan Fernandez. Kontrak- tahun yang ditandatangani buat masa ini dapat buatnya takluk dari Acosta.

KTM tidak mau kehabisan Fernandez, namun dengan pabrikan lain yang menjajaki jejak Acosta, mereka bisa jadi tidak memiliki opsi tidak hanya mengiklankan pembalap belia Spanyol itu.

Sedangkan Acosta mungkin hendak alih ke regu GASGAS Tech3 serta sebab itu jadi salah satu pebalap Poncharal, owner regu amat suka dengan Fernandez serta marah dengan pemikiran sekeliling era depan pebalapnya.

Berdialog pada MotoGP. com, Poncharal mengatakan: Perihal yang sangat memasygulkan mengenai seluruh ini merupakan persoalan yang sering- kali diajukan alat kepadanya, semacam‘ Apakah Kamu tidak khawatir wajib memberikan tempat Kamu pada Pedro( Acosta) masa depan?’ ataupun kala aku mengikuti‘ Tidak permasalahan; ia cuma menunggu kehadiran Pedro.’

Itu mengusik aku sebab semenjak dini tahun, ia sudah membagikan performa hebat yang kerapkali bebas dari atensi.

Sebagian orang hendak mengatakan,‘ Betul, ia finis ke- 10 sebab terdapat crash’… Itu betul, tetapi tidak cuma itu!

Demikian ini, akhir minggu ini ia sukses menggapai Q2, mengawali pacuan dengan durasi mutlak terbaik ketujuh, serta finis amat dekat dengan 3 besar. Performanya nyata terdapat di situ.

Walaupun Fernandez sudah membuktikan kecekatan pacuan yang kokoh di 4 putaran lebih dahulu, Le Mans pula memandang inovasi dalam kualifikasi.

Baca juga : Teknologi Dalam Skuter Mewah di Vespa GTS300 Super Tech

Melampaui Q2 buat awal kalinya serta melebihi banyak orang semacam Fabio Quartararo, Fernandez sepanjang ini mempunyai akhir minggu terbaik dalam pekerjaan MotoGP mudanya, yang selesai dengan tempat keempat di Grand Prix.

Augusto sudah membuat kita terkesan pada hari Sabtu dengan menjauhi Q1, suatu yang telah lama tidak terjalin pada kita, tutur Poncharal. Senantiasa saja, ia menaklukkan Fabio Quartararo di depan pemirsa tuan rumah!

Kala kita memandang waktunya, sejujurnya, kita tidak bisa menyakininya. Itu merupakan momen kebahagiaan serta marah yang luar lazim.

Aku pikir performa semacam itu ialah desakan akhlak yang penting menurutnya. Banyak orang mulai melihatnya selaku pembalap serta bukan cuma selaku pemeran pengganti.

Sayangnya, bisa jadi membidik sangat besar, ia jatuh di Tissot Sprint serta sekali lagi di Warm Up, yang memaksanya buat mulai dengan motor keduanya.

Sejujurnya, kita tidak ketahui apa yang diharapkan, jadi ayal, kita memakai ban depan lunak. Itu beresiko mengenang cuaca panas serta 27 lap yang wajib dilewati. Tetapi ia wajib memperoleh balik keyakinan dirinya.